INTELEKTUAL CRUS
Aku tahu bahwa kamu akan membaca tulisanku ini, tulisan yang sengaja kutulis hanya untukmu, kuharap kamu mengerti maksudku. Aku menulis bukan sebagai pengakuan, melainkan sebagai jejak perasaan yang terlalu rapi untuk disebut rindu, terlalu tenang untuk disebut cinta, dan terlalu dalam untuk disebut sekadar kagum. Aku hanya ingin kau tahu satu hal bahwa ada seseorang yang mengagumimu dalam diam, tanpa suara, tanpa tuntutan, tanpa ingin memiliki, cukup dengan menyimpanmu sebagai doa di antara senja dan sepi. Aku bukan si pintar yang selalu jadi juara satu, bukan pula si rupawan yang bikin semua mata terpaku. Aku hanya seseorang yang mencoba setia pada Tuhanku, meski kadang hatiku ikut bergetar saat melihat senyummu. Tentang aku,? aku mudah baper pada perhatianmu, tapi aku juga mudah sadar kalau semua itu belum tentu untukku. Aku suka caramu menjaga tutur katamu, tapi aku lebih suka saat kau menjaga pandanganmu. Ada rasa yang tidak pernah diucapkan, bukan karena ti...